SPBU Sikabau Dharmasraya Siap Adu Hasil Laboratorium Tentang Dugaan Pertalite Tercampur Bahan Air Atau Lainnya

IMG-20260930-WA0000

Dharmasraya Sumatera Barat, FajarNews – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Barat menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan Pertalite tercampur air di sejumlah SPBU di Sumatera Barat (Sumbar).
Pertamina melakukan pengecekan dan pengujian kualitas BBM untuk memastikan produk yang disalurkan kepada masyarakat sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Dari hasil sampling dan pengujian awal yang dilakukan di sejumlah SPBU, Pertamina menyatakan belum menemukan adanya campuran air pada sampel Pertalite yang diperiksa,ini hasil pengujian bulan lalu Agustus 2026.

Selain itu, hasil pemeriksaan awal menunjukkan nilai density atau massa jenis BBM masih berada dalam rentang spesifikasi yang ditetapkan.
“Sebagai tindak lanjut informasi dan masukan masyarakat, Pertamina melakukan pengecekan dan pengujian kualitas produk secara menyeluruh untuk memastikan kondisi produk di lapangan,” demikian keterangan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbar yang juga bagian dari wilayah Sumatera bagian tengah dan Utara.

Untuk memastikan hasil pemeriksaan, Pertamina juga mengambil sampel Pertalite dari sejumlah SPBU. Sampel tersebut selanjutnya diuji oleh Tim Pengendali Kualitas dan Kuantitas BBM di Integrated Terminal Teluk Kabung serta Lemigas, badan pengujian bahan bakar di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kini beredar kabar ada dugaan SPBU Sikabau juga mengalami Pertalite bercampur jenis apa yang hingga hari ini Rabu (30/9/26) belum ada keterangan oleh pihak SPBU Sikabau Dharmasraya.
Dari salah satu korban yang tidak bisa ditulis namanya membawa mobil sedan dan mengisi minyak di SPBU tersebut,dan mobilnya mogok,sehingga mobil tersebut dibawah kebengkel di wilah Dharmasrya itu sendiri,setelah diperiksa bahwa Tank minyaknya ikut diperiksa bahwa mogoknya mobil bersumber dari minyak bercampur bahan lain yang korbanpun tidak menyebutkan jenis campuran.

Salah satu pihak dari SPBU sebagai bagian dari perusahaan PT.Umega 9 Berlian Grup ketika dikonfirmasi oleh awak media ini lewat via telepon genggam angkat bicara bahwa SPBU meminta uji hasil temuan bahwa benar pengisiannya di SPBU Sikabau dan adu uji LAB dan bertanggung jawab.
“Jika memang pengisian dispbu sikabau silahkan dtang saja k spbu tersebut,nanti dicocokan data,akan diselesaikan oleh pihak spbu”,sebut pihak perusahaan tersebut yang juga enggan disebutkan namanya.

Penilaian pengaduan Masyarakat direspon oleh pihak Region Bungus Padang.

Pertamina Patra Niaga juga mengapresiasi informasi dan laporan dari masyarakat. Masukan tersebut akan menjadi bahan pemantauan dan evaluasi perusahaan terkait kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen.
“Pertamina akan terus melakukan pengecekan secara bertahap dan menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan sesuai dengan hasil pengujian di lapangan,” kata Pertamina.

Pengawasan kualitas BBM, lanjut Pertamina, dilakukan mulai dari proses penerimaan, penyimpanan hingga penyaluran kepada masyarakat.

Jika ada temuan yang merugikan konsumen dan Pertamina telah membuka informasi publik sebagai pengaduan.
Masyarakat yang memiliki pertanyaan atau keluhan terkait produk maupun layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 13 dan langsung diresponnya.

Pewarta:Erman Chaniago.